Rupanya, merawat rasa dan rasio sama susahnya
Seyogianya diasah, asih, asuh dengan seimbang agar tak timpang
Namun apa daya, adil tak lagi semenjak pikir
Sepanjang jalan pincang, baru sadar ketika menepi
Sebab akal dikepal, sanubari sekadar dijinjing
Tak ayal bila tertinggal
Gelisah sendiri, lantaran salah sendiri
Mulai sibuk mencari, siapa tahu ada sedikit terhimpit
Tapi mulainya dari mana,
Tapi awalnya dari apa
Jakarta, 7 April 2018
Sabtu, 07 April 2018
Langganan:
Postingan (Atom)