Sabtu, 12 Maret 2011

Sehelai Daun, Secarik Kertas, Serangkai Kalimat Tanpa Koma

Ku basahi dengan tinta, pakai tangan bukan pena
Aku egois
Aku tak kenal pena
Aku tak ingin mengenal siapapun
Kecuali engkau, tinta, dan aku
Tintaku tak hitam
Tintaku tak biru
Tintaku hanya putih ‎
​Tak ada yg dapat dipuji, jika kau lihat dengan 2 mata ‎​
Tak ada yg dapat dihina, jika kau bahkan tak hembuskan nafasmu
Lupakan netra, lupakan runggu, lupakan kecupan lidah
Dapatkah kau menafsirkannya ketika dipelukku?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadi, apa komentar Anda?