Ada kalanya
Jemari kembali mencinta tinta
Kembali
Semesta kembali dari akal terkelabu
Rasa, rasa adalah semesta
Bak kacang lupa kulitnya
Ya, terlewatkan sejenak
Jemari menanamkan sang percaya,
hanya engkau, wahai jemari
Rasa tidak mati,
rasa hanya lupa,
rasa akan kembali,
pasti
Ada kalanya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jadi, apa komentar Anda?