Minggu, 06 September 2015

Anginkah yang Menusuk Tulangmu?

Lama-lama, tubuhnya berkawan gelugut,
Lagi-lagi, sendi-sendinya terkikis sepoi-sepoi,
Lebih-lebih tujuh keliling, pening hingga tak bergeming,
Lompat-lompat di perut, semilirnya lewat pantat,
Dia lagi, dia lagi.

Bandung, 8 Oktober 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadi, apa komentar Anda?